tentang hal yang selama ini kau andalkan pada dirimu sendiri, lalu tiba-tiba kau ragu, benarkah ini 'andalan' mu? atau jangan-jangan selama ini kau salah dan kau hanya menyenangkan dirimu saja biar tenang.
selama ini saya tidak merasa bermasalah dalam berbicara di depan umum, atau begitulah dugaan saya. tapi baru akhir-akhir ini saya merasa begitu bodoh dan ceteknya berbicara di depan umum. pada awalya saya akan lancar berbicara, lantang tanpa ragu. lalu nanti tiba-tiba saya berhenti, berpikir lama, dan hening. buat orang lain jadi bingung. saya pun bingung. saya makin buyar dan makin kosong ketika itu terjadi. bingung melihat orang lain bingung, bingung pula bagaimana menjelaskan apa yang saya maksud.
apa yang terjadi? dalam otak saya mungkin yang terjadi itu kebuntuan, ketika saya bingung bagaimana menjelaskan apa yang saya pikirkan dan menerjemahkannya. hal ini, buat saya jadi bukan hal yang mudah. saya coba mencari, apa yang bikin saya jadi sebegini mudah buntunya.
saya sedang berusaha menantang diri saya untuk melakukan hal yang besar, langkah besar buat saya. dan hal ini merupakan sebuah tanggung jawab yang besar. memang besar. saya yang mau menantang diri sengaja melakukan ini. dan memang tidak mudah, menjadi tim inti salah satu event besar tahunan di komunitas saya. bodohnya, saya malah bingung, tentang konsep acara yang akan diselenggarakan itu. konsep.
saya memang salah. saya ditegur oleh salah seorang senior agar jangan malu bertanya jika memang bingung, "jangan memendam bingungmu sendiri, tanyakan!" begitu kurang lebih. saya yang mendengarnya malah tersenyum, mengiyakan. saya bingung dan saya tidak bertanya, dan itulah poin nya: saya tidak bisa berbicara depan umum karena konsep yang saya bangun itu tidak utuh. dan saya sadar, memang apa yang saya utarakan akhir-akhir ini adalah hal mendesak yang saya tidak mengerti sepenuhnya. itulah yang salah. harusnya saya tahu betul apa yang ingin saya katakan, harusnya.
"konsep itu tempat kamu kembali. ketika kamu bingung arahnya, kamu harus ingat kalau kamu punya konsep, dan apa yang kamu putuskan tidak boleh melenceng dari itu"
begitu kata senior saya yang lain. dan itulah yang hilang dari saya dan yang saya butuhkan untuk bisa ambil keputusan (yang saya sangat payah dalam hal itu).
konsep. itu yang saya butuhkan, yang saya butuhkan untuk bisa dengan mudah memutuskan sesuatu tanpa harus ragu dan goyah karena ada ini-itu. konsep. yang saya perlukan untuk saya bisa berbicara dengan lancar (dan tidak semata modal percaya diri saja). konsep.
saya sendiri percaya, dan harus percaya, bahwa manusia labil macam ini pun bisa jadi stabil tanpa goyah dengan adanya konsep.
berusaha keras membangun konsep,
K.Wiyono
No comments:
Post a Comment