24.11.12

Pinus


Pohon pinus itu ambruk, tapi tidak ke tanah. Dia disanggah oleh saudara-saudara satu spesies yang mengelilinginya. Dilihat dari cabang dan rantingnya yang makin coklat, nampaknya dia sudah lama tidak menjadi produsen, mati. Padahal terlihat masih kuat.Lihat, kayu itu masih tebal dan nampak belum rapuh, sama sekali tidak, bahkan terlihat mirip dengan batang pinus yang masih tegak.
Pinus-pinus itu ditumbuhi lumut dan banyak tumbuhan merambat lainnya. Jadi tempat main-singgah para bajing, tempat para kowak......bahkan dia, pinus yang mati itu.

Nah, ini. Bukan seberapa kokoh kau berdiri, tapi seberapa besar manfaatmu untuk bisa jadi manfaat bagi yang lain, ya kan, pinus?
Bahkan kau yang ‘mati’ pun jadi tempat hidup untuk yang lain.

lama tak menerawang ke luar jendela perpustakaan.Alhamdulillah.terimakasih pinus

No comments:

Post a Comment