25.4.12

konflik internal atau apapun namanya

saya mengungkapkan pendapat dan saya jadi bertanya-tanya kenapa saya bisa berpendapat seperti itu. lalu saya menilik kembali  apa yang ada dalam pikiran saya dan pandangan saya yang mungkin terlalu bodoh dianggap orang, yang bahkan saya sendiri menganggapnya bodoh. tapi itu yang ada, kemungkinan besar. saya jadi tidak tahu sebenarnya saya apa. atau kemana sebenarnya jalan pikiran saya. saya juga tidak tahu saya salah atau sangat salah. saya merasa salah dan saya sadar bahwa mungkin ini salah, parah lagi, nyatanya ini saya. inilah saya.

tidak tahu apa ini ada hubungannya dengan nasionalisme atau bukan. pandangan saya tentang prestisi  dan simbol-simbol dalam hidup atau apapun itu namanya, apa itu cuma formalitas atau memang dimaknai? cuma dimulut atau memang dihidupi?

ah, bobroknya. tapi apa yang lain sudah bertaraf 'lebih' dari saya atau memang cuma ikut-ikutan? yang mereka koarkan itu benar-benar dari diri mereka atau apa? atau saya yang salah set cara pandang?

saya tidak mau dan tidak suka (lagi) mendebat. agaknya butuh seorang 'pawang', mungkin di luar diri saya untuk memberi tutor semacamnya supaya sudut pandang aneh yang berkelebat bebas secara acak itu bisa ditata atau mungkin dihapus kalau memang perlu.

ini irandom dan ini berlangsung sekarang.
tidak mengenakkan kalau boleh jujur.

No comments:

Post a Comment