Sering merasa digelayuti rasa bosan? Mati gaya. Ga tau mau ngapain. Helpless. Saya sering =__= saat di mana rasanya dunia sempit dan ruang gerak pun terbatas. Apalagi kalo lagi di asrama dan tidak ada kegiatann!! Arrgghh itu neraka buat hak asasi bersenang-senangg T-T saat hari panas mengungkung niat untuk mengeksplorasi trotoar kampus, atau wifi yang ga bisa diharapkan dan ga terjangkau dan tidak allowed untuk Bruff (ipod saya), teve yang boleh dinyalakan hanya saat petang, dengan ga ada buku yang ngajak nalar buat berpetualang ke spasi yang lebih jauh,Dan perasaan yang aneh untuk bisa bersosialisasi dengan teman-teman dari kamar lain, saya totally BORED!!!!
kadang saya heran kenapa beberapa orang bisa sepenuhnya tertolong oleh gadget mereka di situasi genting antara tersiksa oleh jam yang berdetak-detik dan menghabiskan waktu untuk hal yang menyenangkan. Hmmm gadget saya...
saya belum punya leptop sendiri =='. Jadi mau nulis-nulis pun terbatas. Mau browsing juga terbatas. Mau nonton sesuatu juga harus cari pinjeman yaaa dst dst
Saya ditemani Bruff, iTouch generasi dua yang biasa saya jadiin ajang tulis menulis di notes nya sebagai jurnal saya. Makanya saya terpikir untuk bikin blog. Bruff nyimpen lebih dari 550 lagu, puluhan video dan aplikasi, ratusan foto dan beberapa dokumen saya. Dia selalu ada buat saya kecuali saat dia habis tenaga. Tapi kenyataannya saya hanya charge dia seminggu sekali kalau di asrama. Karena dia jarang saya pakai, ga bisa membantu saya saat saya di keadan Genting itu. Mungkin karena saya yang ga mau ditolong sama Bruff. Saya ga benar-benar mau ditolong sama makhluk yang saya 'anggap' hidup, benda-benda kesayangan saya yang saya beri nama.
Ebii, ponsel Nokia E61i saya, kadang bisa menyajikan beberapa situs jejaring sosial saja dan itupun kalo saya punya pulsa telpon(saya lebih sering menggunakan pulsa sms, lebih ramah kantong). Yah kalo lagi dilanda penyakit mega-galau dan ultra-bosan, saya lebih mengharapkan berkontak dengan orang lain lewat sms mungkin. Lain hal kalau memang orang yang mau saya 'semprot' dengan celotehan saya itu ada di samping saya. Ini salah satu kejelekan saya. Belum bisa memberdayakan orang-orang sekitar saya sebagai sarana penghilang bosan dengan saling bercerita. Saya memilih teman saya yang berjarak puluhan kilometer dari saya ketimbang orang yang berjarak ratusan sentimeter dengan saya.
Tapi yaaa itulah yang saya rasakan. Tidak mau benar-benar terhibur dengan benda mati, tapi dihibur oleh manusia hidup diluar sana melalui bneda mati. Nyaris mirip, sama-sama membuat dunia sendiri. But i sometimes cant help it!!! Gak tahan. Perlahan memang harus diubah. Tapi mungkin butuh waktu. Dan saya sangaaaaattt bersyukur masih bisa ditemani dan memiliki dua gadget biasa yang sedikit banyak membantu saya dengan kerelaan mereka~ hahahah tapi tetap saja, kalau memang merasa kesepian, teman bicara lah yang saya butuh kan!
Anda gimana?
No comments:
Post a Comment